Filsafat Ilmu

Epistomologi diartikan pengetahuan mengenai pengetahuan yang sering disebut “teori pengetahuan” (theory of knowledge). Persoalan sentral epistomologi adalah mengenai persoalan apa yang dapat kita ketahui dan bagaimana cara mengetahuinya “ what can we know, and how do we know it”.
Dalam epistomologi terdapat beberapa perbedaan mengenai teori pengetahuan. Hal ini disebabkan karena setiap ilmu pengetahuan memiliki potensi objek, metode, sistem dan tingkat kebenaran yang berbeda-beda. Segala macam perbedaan itu berkembang dari perbedaan tajam tentang sudut pandang dan metode yang bersumber dari rasionalisme dan empirisme. Cara pandang dan metode mana yang lebih dapat dipercaya tergantung dari jenis dan sifat objek studi. Empirisme identik dengan teori koresponden tentang kebenaran, dan rasionalisme identik dengan teori koherensi. Dengan kata lain, episatomologi merupakan suatu bidang filsafat nilai yang mempersoalkan tentang hakikat kebenaran, karena semua pengetahuan mempersoalkan kebenaran.
Pengetahuan ada yang diperoleh secara langsung melalui sumber kemampuan indra (indera. Pen). Berdasarkan jenis dan cara mengetahui ini, dapat dinilai bahwa tingkat kepastian kebenaran yang diperoleh tentu berbeda-beda. Perbedaanya adalah: pertama, di tentukan oleh “ kemampuan pengindraan” setiap orang. Kedua, kebenaran juga bisa ditentukan oleh “kemampuan akal pikiran” yang berbeda-beda bagi setiap objek. (dikutip dari suparlan suhartono, Filsafat Ilmu Pengetahuan, 2005:117-118).

Tugas :

  1. Cermati kutipan bacaan di atas dengan seksama.
  2. Beri jawaban yang singakat, padat dan tepat tentang adanya perbedaan dimaksud.
  3. Jawaban disajikan dalam bentuk contoh konkret baik berupa kasus, peristiwa atau hasil kajian ilmiah.
  4. Jawaban disertai dengan argumen pendukung yang relevan, dan analisis yang memadai.
  5. Panjang jawaban maksimal tiga halaman kuarto.
  6. Waktu ayng disediakan selama 1 (satu) minggu, dihitung dari waktu peneriamaan lambaran tugas ini.

Selamat Bertugas…. Lanjutkan membaca

Landasan Teori Komunikasi Dan Informasi

1. Pendahuluan
a. Latar Belakang 
Secara khusus pembahasan landasan teori dan teknologi komunikasi dalam teknologi pembelajaran. Teknologi pembelajaran dibangun berdasarkan pada prinsip-prinsip yang diambil dari berbagai teori, salah satunya adalah teori komunikasi. Karena kompleksnya masalah komunikasi, banyak sekali teori yang berusaha untuk menjelaskan proses komunikasi itu terjadi. Akibat muncul berbagai model dan teori komunikasi. Teori komunikasi konvergensi Rogers dan D. Lawrence Kincaid adalah komunikasi sebuah proses dimana partisipan menciptakan dan salaing berbagai informasi untuk mencapai kesepahaman. Implikasi teori komunikasi konvergensi ini pada konsep belajar dan pembelajaran yang kontruktif yang sesuai dengan prinsip teknologi pembelajaran. Teknologi pembelajaran memanfaatkan media komunikasi yang berbasis teknologi komunikasi yaitu radio dan televisi. Kontribusi atau dukungan teori dan teknologi komunikasi dalam teknologi pembelajaran yaitu adanya berbagai model pembelajaran altenatif yang inovatif berbasis teknologi komunikasi untuk memecahkan masalah belajar dan pembelajaran. Misalnya, penggunaan buku, film, siaran radio, siaran TV, dll. Dlam upaya pemanfaatan teknologi komunikasi untuk memperluasan dan pemerataan akses pendidikan serta untuk menunjang peningkatan kualitas preoses pembelajaran.
Landasan teori teknologi informasi dalam teknologi pembelajaran serta berbagai aplikasi. Setiap teknologi dibangun atas dasar suatu teori tertentu. Demikian pula teknologi pembelajaran, dibangun atas dasar prinsip-prinsip yang ditarik dari teori dan teknologi informasi. Teknologi informasi adalah saran dan prasara (hardware, softwer, useware) sistem dan metode untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan, mengorganisasikan dan menggunakan data secara bermakna. Teknologi disini dikasud adalah segala bentuk pemanfaatan komputer dan internet untuk pembelajaran. Model pembelajaran berbasis teknologi informasi yang bersifat off line CAI (Computer Assited Instructional) atau multi media yang bersifat on line (internet).
Jadi kontribusi atau pendukung teknologi informasi terhadap teknologi pendidikan diperlukan untuk dapat menjangkau peserta didik dimanapun mereka berada. Selain itu, untuk melayani sejumlah besar dari poeserta didik yang belum memperoleh kesempatan untuk belajar, memenuhi kebutuhan belajar untuk dapat mengikuti perkembangan zaman, dan meningkatkan efisien, efektifitas dalam belajar.

b. Rumusan Masalah 
Dalam makalah ini adapun yang akan dibahas adalah bagaimana landasan teori komunikasi dan informasi ?

2. Pembahasan 
Pengertian teori komunikasi dan informasi 
Menurut Robert l. Mathis dan Jhon H. Jackson (2004) kontributor utama globalisasi adalah perkembangan dan evolusi telekomunikasi dan teknologi yang membantu pengiriman informasi yang cepat. Teknologi komunikasi seperti satelit telah menghadirkan televisi dan layanan telepon nirkabel ke desa-desa. Pertumbuhan pengunaan internet di seluruh dunia telah menjadikan orang-orang dan perusahaan-perusahan dapat dengan mudah berkomunikasi dan memiliki akses data dalam jumlah yang sangat besar.
Teknologi Komunikasi
Teknologi komunikasi adalah sarana dan prasarana struktur kelembagaan dan nilai-nilai sosial yang dikumpulkan, disimpan, diolah dan dipertukarkan informasi sehingga memungkinkan untuk tejadinya persamaan persepsi dan atau tindakan. Dalam kaitan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk pendidikan, Ashby mengatakan bahwa dunia pendidikan mengalami revolusinya yang kelima. Revolusi pertama, tejadi ketika orang menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru. Revolusi kedua, terjadi ketika digunakannya tulisan untuk kerlukan pembelajaran. Revolusi ketiga, terjadi seiring dengan ditemukannya mesin cetak sehingga materi pembelajaran dapat disajikan melalui media cetak. Revolusi keempat, terjadi ketika digunakannya perangkat elektronik seperti radio dan teletivi untuk pemerataan dan peningkatan mutupendidikan. Miarso menatakan revolusi kelima seperti ini, dengan dimanfaatkannya teknologi informasi dan komunikasi muhtahir, khususnya komputer dan internet untuk pendidikan.
Ada sebagai jenis dan bentuk teknologi komunikasi yang dapat digunakan dimanfaatkan dalam pendidikan, antara lain sebagai berikut:

1. Siaran Radio
Radio merupakan media elektronik yang tua dan sangat luwes. Radio telah beradaptasi dengan perubahan dunia, melaui hubungan saling menguntungkan dengan melengkapi dengan media lainnya. Secara umum radio dapat dipandang sebagai media komunikasi massa yang penyerapannya melalui indra pendengaran.
Salah satu bentuk pemanfatan teknologi komunikasi adalah siaran radio pendidikan. Pemilihan media radio didasarkan pada kemampuan media ini dapat menjangkau populasi pendengar yang baik dan bianya lebih murah.
Summer mengatakan bahwa media radio memiliki peranan, karena eksistensinya sebagai jaringan internasional dapat mengesampingkan hambatan georafis dan dapat menjangkau pendengar pada semua tingaktan pendidikan budaya dan ekonomi.

2. Siaran Televisi Pendidikan 
Dari berbagai jenis dan bentuk teknologi komunikasi yang ada, siaran televisi merupakan media yang sangat ampuh dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat secara serempak. Siaran televisi juga memiliki daya jangaku yang luas dan mampu meniadakan batas wilayah geografis, sistem sosial, politik dan budaya masyarakat pemirsa.
Bahkan tidak kalah pentingnya siaran televisi juga memiliki potensi untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan/ pembelajaran. Artinya , siaran televisi merupakan salah satu bentuk sumber belajar dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Selain itu, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekom), depdiknas sesuai denga tugas dan fungsinya meriontis berdirinya stasiun televisipendidikan. Pada tanggal 12 Oktober 2004 Menteri Pendidikan Nasional meluncurkan pengembangan dan menyelenggarakn siaran Televisi Edukasi (TVE). TVE merupakan televisi yang mengkhususkan diri dalam penyiaran program-program pendidikan dan pembelajaran unjtuk semua jenis, jemjang dan jalur pendidikan. Artinya materi yang disiarkan TVE boleh dikatan 100% bermuatan pendidikan dan pembelajaran. Jadi pemanfaatan siaran TVE ini merupakan suatu bentuk aplikasi teknologi pendidikan dan inovasi pendidikan.
Landasan teori komunikasi dalam teknologi pembelajaran
Dalam proses komunikasi sebagaimana diuraikan diatas, terlihat betapa pentingnya peranan media sebagai sarana untuk menyalurkan pesan. Salah satu unsur dalam proses komunikasi yang sangat menonjol peranannanya adalah media. Proses komunikasi yang terjadi pada suatu proses pembelajaran maka media merupakan wahanya penyalur pesan atau informasi pembelajaran.
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software (Jacques Ellul) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Gary J. Anglin mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan

Teknologi informasi harus mengambil peran sentral dalam upaya mengembangkan pendidikan, baik itu proses pendidikan formal maupun pelatihan. teknologi informasi dapat berperan dalam pendidikan jarak jauh. Selain itu adapun bebrapa contoh penerapan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran antara lain yaitu:
1. pemanfaatan program multi media pembelajaran interatif 
Multi media sering di artikan sebagai gabungan dari banyak media atau setidak-tidaknya terdiri lebih dari satu media. Multi media dapat di artikan sebagai komputer yang dilengkapi dengan CD-player, soud card, speker denga kemampuan memproses gambar gerak, audio dan grafis dalam resolusi yang tinggi. Kemudian dari sudut pandang sofware, akan diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan dunia maya diman pengguna dapat interaksi dengan komputer.
2. Pemanfaatan E-dukasi.net 
Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran adalah pengembangan e-dukasi.net yang berbasis internet. E-dukasi.net adalah portal pendidikan yang menyediakan bahan ajar, fasilitas komunikasi, dan interaksi antar komunikasi pendidikan.

3. Kesimpulan 
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut. Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya melalui kata-kata (lisan), gerak anggota tubuh, atau melalui media tertentu. Komunikasi yang baik memiliki komponen komunikasi yaitu: Pengirim atau komunikator (sender), Pesan (message, Saluran (channel), Penerima atau komunikate (receiver, dan Umpan balik (feedback). Komunikasi menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien dengan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia zaman sekarang. Bahkan dapat dikatakan, seluruh aspek kehidupan telah bersentuhan dengan teknologi komunikasi. Teknologi Komunikasi memiliki dampak positif yang besar terhadap pendidikan, tetapi juga memiliki dampak negatif, oleh karena itu perlu meminimalisasi dampak negatif tersebut.

4. Saran 
Supaya kita dapat menerapkan pendekatan sistem komunikasi dan informasi dalam rangka pengembangan pembelajaran, baik pada tingkat kelas maupun dalam konteks pendidikan.

Daftar bacaan

http://wijayalabs.wordpress.com/2008/06/15/landasan-teori-dan-teknologi-komunikasi

/diakses 31 Oktober 2010.
Lamatenggo, Nina & Uno. B Hamzah, 2010. Teknologi Komunikasi& Informasi
Pembelajaran. PT.Bumi Aksara. Jakarta.
Miarso Yusufhadi, 2009. Menyemai Benih Teknologi pendidikan. Kencana. Jakarta.
Warsita Bambang, 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan & Aplikasi, Rinika Cipta.
Jakarta.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.